#FORTASI2016 Membangun Karakter Pelajar Kota Yogyakarta

15:31

Formasi "IPM" dari peserta FORTASI 2016 Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta

FORTASI (Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa) Tahun 2016 PD IPM Kota Yogyakarta telah ditutup Ahad (9/8) lalu. Sangat banyak pengalaman yang dapat dipetik dari FORTASI 2016. Utamanya, di FORTASI 2016, PD IPM Kota Yogyakarta menggencarkan monitoring ke sekolah-sekolah menengah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta ketika pelaksanaan FORTASI.

Monitoring dan Pendampingan di SMA Muhammadiyah 3

FORTASI 2016 memang begitu luar biasa, dengan mengusung tema “Bersatu dalam Aksi, Bersatu untuk Mengabdi”, FORTASI 2016 beritikad untuk mempersatukan seluruh ranting sekolah menengan Muhammadiyah di Kota Yogyakarta agar pelajar yang menjadi basis massa IPM menjadi pelajar yang dapat berkontribusi dan mengabdi pada persyarikatan, masyarakat, dan bangsa kedepannya.

Seminar oleh Wakil Ketua MEK PP Muhammadiyah, Syauqi Soeratno

Di sisi lain, FORTASI 2016 juga menghadapi tantangan yang cukup berat dan pelik, yaitu keluarnya Permendikbud tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS). PLS secara umum tidak memperbolehkan pelajar berperan secara langsung pada masa orientasi bagi siswa baru, kontan saja hal tersebut membuat PD IPM Kota Yogyakarta ketar-ketir. Karena inti dari FORTASI adalah siswa, siswa yang menggerakkan, siswa yang memposisikan kreativitasnya.

Materi di SMP Muhammadiyah 8
Pada akhirnya, dengan beberapa penyesuaian dan perjuangan, FORTASI 2016 berhasil membuktikan bahwa FORTASI tidaklah seburuk citra MOS, malah cenderung lebih baik dibandingkan PLS. Karena FORTASI memang dirumuskan untuk membuat akhlak pelajar yang menjadi siswa baru dapat terkondisikan dengan tetap melibatkan pelajar dalam kepanitiaan. Pun perploncoan yang dikhawatirkan terjadi sama sekali tidak terjadi. Justru kreativitas luar biasa yang muncul seusai pelaksanaan FORTASI 2016.

Penampilan drama dari SMA Muhammadiyah 4, Pemenang IPM Got Talent Kategori SMA

FORTASI 2016 membuktikan bahwa kreativitas Pelajar Kota Yogyakarta begitu istimewa, menjadi sangat luar biasa jika dapat terkondisikan dengan semestinya. Dalam Penutupan FORTASI 2016 di Gedung DPD RI Yogyakarta, terlihat bahwa FORTASI yang kebanyakan digerakkan oleh pelajar bisa menjadi lebih baik dan penuh kegiatan-kegiatan kreatif, jauh dari unsur-unsur kekerasan. Jauh dari unsur-unsur negatif. Ditambah lagi dengan keberadaan Semarak FORTASI yang diinisiasi PD IPM Kota Yogyakarta yang memperebutkan 32 piala dari 5 lomba membuat kesan kreatif dan meriah semakin menguat.


Penyerahan hadiah bagi pemenang

Dari hasil pendampingan secara intensif oleh PD IPM Kota Yogyakarta di setiap ranting sekolah menengah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta pun memunculkan kesimpulan bahwa pelajar memang memiliki kekuatan dan kreativitas yang lebih dari cukup untuk menjadi penggerak kehidupannya jika tersalurkan dengan baik. (ipmjogja.or.id)

  • Share:

You Might Also Like

3 comments

  1. postingan menarik, sangat bermanfaat. Semoga sukses terus. Terimakasih
    info Gadget menarik.
    Samsung Galaxy A3
    Samsung Galaxy Note 5
    Samsung Galaxy S6
    Samsung Galaxy S6 Edge Plus

    ReplyDelete
  2. postingan menarik, sangat bermanfaat. Semoga sukses terus. Terimakasih
    info Gadget lenovo menarik.

    Lenovo K900
    Lenovo A6000
    Lenovo A7000
    Lenovo A369i

    ReplyDelete
  3. postingan menarik, sangat bermanfaat. Semoga sukses terus. Terimakasih
    info Gadget menarik.
    Lenovo Vibe Z K910
    Lenovo Vibe X
    Lenovo A880
    Lenovo K860

    ReplyDelete